Michael Christian
21 October 2016
1 Likes

Musuh Terbesar Itu Bernama Zona Nyaman

Namanya Michael. Anak laki itu terlahir di sebuah keluarga yang bahagia. Semua kebutuhannya dipenuhi. Dia tidak pernah mengenal istilah tanggal tua, karena kedua orang tuanya selalu memberikan yang terbaik baginya. Jangan berani bayangkan dia mengunyah mi instan atau makan obat maag pada akhir bulan, karena dia masih memakan empat macam lauk untuk makan siangnya. Bahkan, dia mengendararai mobil pertamanya di usia 16 tahun. Semua terasa begitu sempurna bagi dirinya.
Masa SMA pun selesai. Dia disarankan untuk berkuliah di kota kelahirannya agar tetap hidup nyaman. Kebanyakan orang pasti akan bersedia jika mereka di posisi Michael. Namun, anak itu sadar, bahwa dunia tidak sesempit rutinitasnya yang nyaman. Anak itu tahu bahwa dunia itu kejam. Dia (dunia) pertama akan mengangkatmu sesaat lalu menjatuhkanmu ke tanah sebelum mengangkatmu lebih tinggi untuk kembali dijatuhkan lagi. Namun anak itu juga sadar, bahwa mereka yang bertahan dari kerasnya dunia, akan menjadi sedikit dari beberapa orang yang sukses.
Maka dari itu, aku memutuskan untuk keluar dari keadaan ilusi yang sering mereka sebut zona nyaman. Aku meninggalkan semua kebahagiaanku di kota kelahiran, dan pergi untuk hidup di tengah kerasnya dunia. Terombang-ombing di kota lain, tidak sesekali aku bersedih, namun tidak menyesal. Karena aku yakin jika aku menjadi kuat, maka hidup akan menjadi mudah.
Karena aku yakin, aku dilahirkan untuk menjadi luar biasa.
#LampauiBatas 


Cerita Lainnya

Dhamenita Lasmauli
07 October 2016 | 06:31
Waktu Bersama Anak

Saya adalah seorang ibu dari 2 anak laki-laki usia 12 dan 6 tahun. Anakkku Philip mendapat tugas…