kurnia amelia
23 October 2016
25 Likes

Keadaan Terpuruk Memaksa Saya Berjuang Untuk Anak-anak


Saat ini saya masih tidak menyangka bahwa saya mampu  #lampauibatas berjuang  mencari nafkah untuk kedua putri saya.Menjadi single moms lebih dari 5 th tentunya tidak mudah untuk di jalani.Saya yang notabe nya dulu saat masih menikah hanya seorang ibu rumah tangga yang tidak memiliki keterampilan harus berjuang bertahan hidup setelah bercerai.Perceraian membuat saya terpuruk bahkan itu tahap titik nadir selama hidup saya apalagi saat itu anak saya masih berusia 4th dan 8 bulan.Mantan suami yang menikah lagi melupakan anak-anaknya, dia tidak memberi kasih sayang dan nafkah.


Selepas perceraian saya sempat 3 bulan mengurung diri dirumah dan hampir setiap hari nangis meratapi semua kejadian yang saya alami.Bangkitnya saya itu saat anak yang besar meminta di belikan es krim, disana hati saya menangis karena saya tidak punya uang dan untuk meminta uang ke ayah saya pun rasanya malu sekali.Setelah itu saya menjual anting dan uangnya untuk modal menjual pulsa.Dari pendapatan pulsa tidak membantu saya mencukupi kehidupan saya dan anak-anak, akhirnya saya jadi buruh sulam pita yang selembar kain di hargai sebesar Rp.20.ooo dan lamanya menyulam pita itu seminggu baru rapih.Tak berhenti sampai disitu saya pun menjual aneka jajanan pasar yang saya titipkan dari warung ke warung.Sambil menggendong si Kecil saya menjajakan jualan saya.Mulai jadi guru les privat yang dibayar seadanya, tukang ojek pangkalan dan akhirnya jadi penulis lepas, semua yang saya lakukan itu agar anak-anak bisa makan dan mendapat hak nya sebagai seorang anak.


Segala hinaan, cacian sudah sering saya alami namun saya sekuat tenaga mampu mengatasinya karena saya percaya Tuhan Itu Maha Adil, Dia memberikan  segala cobaan yang saya hadapi itu karena Dia tahu saya mampu menjalaninya.Naik turunnya kehidupan saya dulu membuat saya dan anak-anak saya semakin kuat menjalani kehidupan dan kita jadi semakin mengerti betapa berharganya kebersamaan dan kasih sayang.Ini cerita #Lampauibatas saya untuk keluarga tetap tersenyum menghadapi masa depan.


Cerita Lainnya

Rachmat Hidayat
26 October 2016 | 11:04
Pengorbanan Kecilku Tak Sebanding dengan Jasamu Ibuku

April 2013, aku ditelpon ayahku bahwa ibuku sakit stroke dan Beliau dirawat di RSUD kota asalku. Aku…