Hidayati Nur
26 October 2016
2 Likes

Buah keuletan dan kesabaran

Apa yang didapat selama ini buah dari keuletan dan semangat. Masih ingat sekali saat  selepas  kelas tiga SMA teman-teman yang lain sudah mempunyai tujuan ingin melanjutkan studi  kejenjang yang lebih tinggi. Saya hanya terdiam. Membayangkan  untuk saja seakan tidak bisa. Walau untuk pendidikan saya mempunyai  keinginan yang kuat

Bapak saya hanya sebagai pedagang dan ibu saya hanya ibu rumah tangga. Sekolah sampai SMA pun sudah Alhamdulillah. Kalaupun ingin kuliah maka  masuk keperguruan tinggi negeri merupakan solusi yang harus saya dapatkan.

Sebagian teman-teman  pada saat itu sudah mengambil formulir untuk kuliah. Ada yang di swasta, ada yang di negeri. Dan saya pun ikut mengambil formulir dan mengikuti tes untuk PTN yang berada di daerah Rawamangun.

Saat pengumuman tiba dikoran tidak ada nama saya. Sedih sudah pasti.

Setahun saya  tidak kuliah. Patah arangkah saya? Tidak! Saya mengisi setahun dengan belajar sendiri dengan buku Tes masuk perguruan tinggi. Dari buku itu saya pun berlatih soal-soal yang ada. Mengisi waktu,paginya mengajar TPQ ( Taman Pendidikan Alquran)  Dan malamnya saya mengajar TPA lagi. Lumayan  jauh setiap malam saya berjalan kaki.  Alhamdulillah dari uang mengajar  saya kumpulkan.

Ketika ada pembukaan tes masuk PTN pada tahun berikutnya,  saya pun ikut kembali. Oran tua saya sempat bertanya bagaimana nanti bayar kuliahnya?”

“D o’akan,mi, untuk bayaran saya akan mengambil beasiswa.” jawab saya.

Saat pengumuman betapa bahagianya  saya  nama saya ada dikoran dan dinyatakan lulus di terima di PTN. Sujud syukur saya kepadaNya. Karena penantian , usaha dan kerjakeras mendapatkan hasil saya bisa masuk PTN. Saya pun berikhtiar dengan cara belajar dan berusaha agar nilai di mata kuliah saya bagus dan bisa mendapatkan beasiswa. Alhamdulillah selama kuliah, orangtua saya hanya membayarkan kuliah saya selama setahun. Dan pada semester selanjutnya saya sudah membayar kuliah sendiri. Terimakasih tak terhingga untuk kedua orang tua saya yang selalu mendoakan saya sampai sekarang ini.

 


Cerita Lainnya

Hardiansyah
27 October 2016 | 02:44
Sepatu Baru

Beberapa hari ini aku selalu dihukum karena terlambat ke sekolah. Saat dihukumpun aku selalu yang terakhir masuk…