Ney ~
27 October 2016
98 Likes

Kisah Gadis Introvert #LampauiBatas Kembangkan Hobi jadi Bisnis

Namaku Nesya, aku hobi fotografi, terutama foto human interest dan foto jurnalistik. Sebagai seorang introvert, motret menjadi pekerjaan yang menyenangkan, sebab dengan hobiku ini, aku merasa melakukan sesuatu untuk diriku sendiri, tanpa melibatkan orang lain secara langsung. Aku hanya perlu membidik gambar dengan kamera. Menjadi orang di belakang layar merupakan kesenangan tersendiri bagiku.Lambat laun, aku tertarik dengan foto-foto prewedding dan pernikahan. Aku mulai mengamatinya. Aku hanya bisa melihat tanpa bisa mempraktikkannya. Bagaimana bisa mempraktikkan, bertemu dengan orang lain saja aku malu. Siapalah yang hendak aku foto? Padahal aku ingin menjadikan fotografi wedding ini sebagai peluang bisnis untuk membantu perekonomian keluarga, sejak kepergian Bapak bulan lalu.Aku memberanikan diri untuk mengikuti komunitas fotografi, aku merasa asing karena aku seorang perempuan, karena mereka mayoritas lelaki. Aku terus menguatkan hati, bahwa  hidup sendiri tanpa bantuan orang lain pasti mustahil. Sebab untuk memotret sesuatu yang aku inginkan, harus bersosialisasi dengan sekitar.Aku mulai kenal banyak fotografer, aku memberanikan diri ikut dengan seorang teman yang sudah lebih dulu menjadi fotografer wedding. Aku selalu dihantui kata tidak bisa, dan merasa dunia selalu meremehkan kemampuan perempuan. Perempuan? Sejak kapan ada fotografer seorang perempuan? Yang ada malah perempuan itu sendiri yang jadi modelnya, aku percaya perempuan tidak harus selalu jadi di depan layar.             Partner kerjaku suka dengan cara memotretku. Awalnya aku gugup, aku tidak bisa membayangkan motret diantara kerumunan orang yang menunggu bidikanku. Aku senang  saat orang-orang yang aku potret berucap terimakasih dan senang dengan hasil fotoku. Aku kini bisa membantu Mama dan membuat Bapak tersenyum bangga di sana. Sekarang aku bukan introvert lagi. Aku sudah melampaui batas sifat introvert yang selama ini menjadi kelemahanku. Aku sudah berani berbicara di depan client. Sebuah pengalaman berharga yang tidak pernah aku duga. Aku tidak menyangka jika kini hobiku menjadi bisnis bagiku.


Cerita Lainnya

Kartika Nugmalia
29 October 2016 | 15:48
Mewujudkan mimpi ibunda

Sebagai seorang anak, pernahkah terlintas ingin memberikan sesuatu untuk orang yang paling kita sayangi? Orang tua?Pertanyaan retoris…