Intan Zezarani Kusuma
06 October 2016
3 Likes

Melampaui Batas Diri

Dalam pikiranku hidup sendiri tanpa orangtua itu adalah hal yang mustahil, karena aku memang anak yang begitu bergantung pada orangtua. Apalagi berada di kota yang sama sekali belum pernah kutinggali sebelumnya. Aku hanya seorang gadis dengan keterbatasan fisik dan memiliki banyak kekurangan. Sejak kecil aku memang dilatih untuk tidak mengeluh pada siapapun. Orangtua selalu menanamkan pemahaman di pikiranku bahwa aku ini tidak beda dari teman-temanku dan tak perlu malu dengan keadaan fisik yang berbeda dengan orang lain. Saat suatu hari aku disuruh masuk SLB oleh salah satu guruku, orangtuaku semakin gencar memberiku semangat dan mengatakkan bahwa aku pasti bisa melakukan apa yang orang lain lakukan.Sampai akhirnya  di umur 18 tahun aku dilepas oleh orangtuaku untuk hidup mandiri kuliah di Yogyakarta. Di semester pertama aku masih tinggal bersama kakakku, tapi di semester selanjutnya kakakku harus pergi ke surabaya karena mendapat panggilan kerja.  Sejak saat itu aku mulai hidup sendiri, menjalani hari-hari dengan berbagai kesulitan yang ada. Karena selain punya kekurangan dalam cara bicara juga suara, aku juga punya satu kekurangan yang menurut anggapan sebagian orang sangat fatal untuk perantau sepertiku, yaitu tidak bisa mengendarai kendaraan apapun.Aku mengarungi hari demi hari dengan semangat yang diberikan orangtua yang tinggal jauh di kalimantan. Ya, aku akhirnya bisa. Aku kuliah dengan baik, mendapatkan teman yang baik, dan lulus dengan nilai yang baik. Bahkan kini aku sudah bekerja walau memang hasil pekerjaanku belum bisa memensiunkan orangtua, tapi setidaknya aku sudah bisa sedikit demi sedikit membiayai kehidupanku sendiri.  Sampai saat ini pun aku masih hidup sendiri di Yogyakarta dengan keberanian untuk melampaui batas, yaitu kekuranganku. Melampaui batas yang dulu tak pernah terpikir akan bisa kulampaui dengan baik. Melampaui batas yang sudah ingin kulalui sejak dulu. Dan kini harapanku adalah aku akan bisa melampaui batas yang kini masih kupikir tidak mungkin mampu untuk kulampaui. Semoga itu tidak membutuhkan waktu lama


Cerita Lainnya

Fauziyah Rahmawati
26 October 2016 | 03:48
Keluarga kecil di Kota kecil

Saya perempuan yang lahir dan dibesarkan di Kota Bontang.Hidup dalam perekonomian keluarga yang tak menentu. Berpindah-pindah rumah…