Rotun Df
29 October 2016
13 Likes

Ibu Rumah Tangga CIlik

Berbicara tentang #LampauiBatas, saya sudah melakukannya bahkan sejak usia belia. Ya, di usia 9 tahun saya telah mengambil peran menjadi Ibu Rumah Tangga, menggantikan Ibu yang pergi ke Arab Saudi menjadi TKW. Saya melakukan hampir semua pekerjaan rumah tangga. Membersihkan rumah, mencuci baju dan piring, memandikan, menyuapi dan ‘momong’ adik. Terkecuali memasak, yang saat itu dikerjakan oleh Bapak.
Hal itu berlangsung bertahun-tahun. Meski kemudian Ibu tidak bisa kembali ke Arab karena darah tinggi yang di deritanya, toh Ibu hanya membelokkan haluan. Ibu merantau ke Ibukota menjadi asisten rumah tangga, beberapa kali berpindah majikan dan akhirnya yang paling lama beliau bekerja di Bandung. Yang saya ingat, Ibu pernah beberapa waktu di rumah, berkumpul bersama kami, suami dan anak-anaknya. Tapi himpitan ekonomi memaksa Bapak dan Ibu harus kembali pergi mengais rejeki yang sepertinya susah sekali di dapatkan di desa. Sawah kami tak punya. Bapak dan Ibu hanya bisa menjadi buruh panen yang datang dua atau tiga kali dalam setahun. Tentu tak akan pernah cukup untuk menghidupi ketiga anaknya. Akhirnya kesempatan datang saat suami Bulek saya yang bekerja di RSUD Fatmawati mengajak Bapak dan Ibu untuk membuka warteg di sana. Saat itu saya kelas 3 SMP. Dengan pertimbangan bahwa membuka warteg tidak mungkin jika Ibu hanya sendiri, akhirnya Bapak dan adik bungsu yang baru berusia 3 tahun diajak serta. Saya? Tentu saja tetap di rumah bersama adik perempuan yang saat itu kelas 3 SD. Hanya berdua. Setiap hari, saat saya pulang sekolah, adik sudah menunggu  di teras rumah. Ia tak bermain bersama temannya. Ia setia menunggu saya, kakak sekaligus Ibu baginya. Jika mengingat itu semua, saya sering menangis. Apakah saya menyesal? TIDAK. Bagi saya, apa yang Bapak, Ibu dan saya lakukan dulu adalah bentuk #LampauiBatas demi senyum dan kehidupan yang lebih baik untuk orang-orang yang kami cintai: KELUARGA.


Cerita Lainnya

Hidayati Nur
26 October 2016 | 13:14
Buah keuletan dan kesabaran

Apa yang didapat selama ini buah dari keuletan dan semangat. Masih ingat sekali saat  selepas  kelas tiga…