Kurnia Hermansyah
13 October 2016
1 Likes

Artinya sebuah keluarga "itu selalu bersama "

Ini bukan cerita khayalan, atupun cerita dibuat- buat karena ingin ikuti lomba cerita sesuai tematapi ini cerita nyata tentang aku dan keluarga kecilku ^_^
Januari 2015.......... aku wanita usia 33 tahun bekerja di perusahaan Bank swasta , di BPR Purworejo, dan suami usaha wiraswasta kios burung, kami mempunyai anak baru 1  putri 2 tahun, Kinan namanya.
Waktu itu kios burung usaha suami tutup, kendala modal untuk perpanjangan kios , atau untuk belanja kulaan barang daganganpas kebetulan embah yang momong kinan buah hati kamii pamit seminggu untuk acara mengenang 1000 tahun meninggal ibunyapas juga setelah kejadian kinan jatuh berdarah dikepalanya karena kejadian tidak sengaja bermain sama anak tetangga, padahal juga sudah ada si embah yg awasi. . tak bisa salah salahan, memafkan dan melihat kinan sudah ceria lari lompat dirumah sakit setelah diobati, itu cukup buat kami lega
bagaimana juga embah sudah berusaha awasi, dan anak tetangga juga niatnya bermain sama kinan.

semua yang serba kebetulan itu , membuat aku dan suami memutuskan , tutup kios burung dulu sementara waktu entah sampai waktu yang tidak ditentukan, si  embah juga istirahat momong kinan, satu hal yang pasti  aku  dan suami lebih lega karena Kinan dijaga langsung oleh papinya, orang tua sendiri. semuanya serba kebetulan, 
untung si embah juga mengerti  , karena suami jaga sendiri, dia mau istirahat.


aku bekerja di kantor ,sementara suami  dirumah dengan Kinan , menjaga buah hati kami
pekerjaan yang seharusnya dilakukan wanita , tanggungjawab seorang ibu yang seharusnya dilakukan, namun semua itu digantikan oleh suamirasanya sedih, tiap pagi harus melihat anak menangis saat berangkat kerjadan semua hal yang berkaitan Kinan selalu dilakukan oleh suami yang menjaganya.
semakin lama semakin hari pikiran semakin kalut , melihat tidak enaknya suami yang dirumah , merasa kasihan dan sungkannamun antara melepaskan suami bekerja jauh entah di Bandung, Bekasi, atau Batamatau aku yang harus keluar bekerja, namun kebutuhan tidak memungkinkan untuk aku keluar kerja., tidak untuk saat iniantara aku dirumah sendiri berdua dengan anak, menerima penghasilan yang dikirim setiap bulannya, namun kami harus berpisah jauhbagaimana kalau aku sakit, bagaimana kalu kinan sakit, bagaimana aku berani tidak tinggal berdua dirumah sendiri sama kinan, banyak hal merepotkanbila tak ada suami  di  dekat kami. 
Namun hati semakin tak tega melihat suami hanya diam dirumah menjaga kinan.semua pikiran itu membuat aku jatuh sakit, asma kambuh dan opname di Rumah sakitSuami menenangkan menguatkan "rejeki tidak akan kemana , dan dia tidak akan kemana mana meninggalkan kami "berpikiran wiraswasta dirumah dan tetap ada bersama kami 
karena sebuah keluarga "ITU SELALU BERSAMA "Bukan karena apa apa, bukan karena aku cengeng, bukan karena suami malas, bukan karena makan ga makan asal kumpul lirik lagunya SLANK, bukan bukan semua itu
namun karena lebih dari pengalaman kami berdua sendiri, trauma masa kecil ...mungkinaku besar penuh kasih sayang, ada bapak yang peduli waktu tenaga, materi, lebih lebih kasih sayang, juga mamakku yang membesarkanku dari aku kecil, aku berterima kasih kepada mereka semua, orang tua Ambarawa, namun tetap hati kecilku mereka bukan orang tua kandungku, tetap ada keirian bisa dekat dengan orang tua kandung sendiri , dan melihat saudara saudaraku, yang dari kecil diasuh oleh nenek dan kakek di kampung semntara orang tua bekerja di Jakarta.ya... kami 3 bersaudara semua terpisah dari orng tua kandung. ..namun tetap harus disyukuri... sedang suami jauh dari orang tua karena bekerja di  luar negri dan ayah berpisah sejak kecilsemua itu membuat aku trauma...
prinsip anakku tidak akan kami tinggalkan, anak kami akan selalu dekat kamikarena keluarga itu selalu bersama
Dsesember 2015 sampai Agustus 2016....tekun berdoa , dan ide itu mulai datang, suport juga suami yang keinginan usaha wiraswasta dirumahaku berusaha dukung apapun mimpinya..ya Tuhan sudah kasih talenta , apa yang aku bisa dari aku kecil  yang aku belum lakukan membuat sesuatu, menjahit menggunakan mesin, menggerakkan karya senikusuami mendukungku, ..... ^^V
sembari bekerja di kantor, sesekali aku meluangkan hobiku, dibekali mesin jahit impian dari bapakku sebagai hadiah ^_^mulai membuat akun facebook untuk usaha kecilku, menyalurkan hobiku yang terpendam dari kecil... keinginan masuk SMK PIUS design jahit tidak boleh dulu.. baru sekarang kesampaian yeayyy ^_^
Kursus  Patcwork Quilting di adakan di JOgja selama 2 hari, oleh ibu EKA ,  suami mengijinkan aku mengikutinyakinan kecil aku bawa, berbekal laptop untuk mengibur kinan saat aku mengerjakan jahitan kursus nantiketemu guru yang benar Ibu Eka, ketemu teman ibu ibu yang menyenangkan , dan pengalaman yang menyenangkanterimkasih suami , teman baru, dan spesial Kinan yang tidak rewel meski sesekali mengganggu.
terima kasih sekali  lagi talenta dari Tuhan kini membantuku , memberikan senyum baru untukku, semangat baru untukku menjalani rutinitas harian dikantor terimkasih ^_^.
apa kabar sama suamiku... akhirnya mimpi usaha dirumah pun juga dijalaninya, terimakasih banyak teman teman suami yang selalu setia memberi suport, dan ilmu membuat es crim, untuk sesorang di Kali Gesing Purworejo.sekarang melihat kesibukan suami membuat es crim, dan pesanan yang ada saja ke rumahterima kasih atas berbagi rejeki ini kepada kami,
Tuhan tidak tidur, DIa melampaui batas pemikiran kitaselama kita mau berusaha Dia memberikan jalan
senyum suami, senyum kinan, kami berkumpul dalam rumah kecil kami, dengan sedikit rejeki ..kami syukuri asal kami selalu bersama 
ini ceritaku , senyumku, senyum suami, senyum kinan buah hati kami lampaui batas pemikiranku, 
apa ceritamu  ^_^yeayyy...menyalurkan lagi satu hobi menulisku :)terimkasih MOrtar Utamaterima kasih mba Eka Sitomorang yang share lomba ini 









Cerita Lainnya

Tesa Rizki Aulia
29 October 2016 | 22:52
Air Mata dan Senyum yang Sederhana

Selamat pagi gerimis. Namaku Tesa. Aku anak pertama dari dua bersaudara. Keluargaku memang keluarga kecil yang sederhana,…