Kiki Rizki Yani
14 October 2016
7 Likes

Sang Ibu

Hidup ini indah, bagi saya seorang anak yang selalu mau dituruti keinginannya. Ibu, wanita seribu arti yang selalu berusaha mencarikan kebahagiaan untuk anaknya. Tanpa tidur, tanpa lelah, tanpa mengeluh sedikitpun demi senyumku. Bekerja siang malam, tak pernah peduli pada omongan orang. Tak peduli jika ia harus kehilangan harga dirinya didepan orang banyak. Menjahit bukan pekerjaan yang mudah, butuh ketelitian, ketelatenan, dan keahlian. Tapi ibu bangga dengan pekerjaannya, walaupun harus rela tidak tidur demi tidak mengecewakan orang lain. Pengorbanan seorang ibu me- #LampauiBatas apapun. Karena jasa ibu tidak ada habisnya hingga akhir hayatnya. karena, menurutnya kebahagiaan anaknya lah yang utama. Terima Kasih Ibu! Sekarang saatnya aku yang akan membahagiakanmu. Istirahatkanlah ragamu di atas kenyamanan. I love you :") 


Cerita Lainnya

Ratih Mandalawangi
30 October 2016 | 08:35
Menyulut Batas Bahagia

Kakakku adalah seorang perempuan 19-an tahun. Di sekolah, dia dikenal sebagai anak yang lembut, dan terkesan sangat…