Nikmatun Aliyah Salsabila
15 October 2016
3 Likes

Berani #LampauiBatas: Menjadi Anak Teknik

"Kalau bisa jadi yang terbaik, kenapa jadi yang biasa-biasa aja? Meledaklah!"Kalimat dari Bapak AKBP Muhammad Nuh Al-Azhar di atas membuat semangat saya bergelora!Saya adalah lulusan SMK jurusan Akuntansi. Dan saat kuliah, saya 'kecemplung' di Teknik Informatika. Akuntansi jadi anak Teknik? Gila. Bahkan, saya tidak belajar Fisika, Kimia, Trigonometri, dkk saat SMK. Namun di semester pertama kuliah saya harus mencicipinya. Ketika dosen mengajar di kelas, saya kebanyakan bengongnya. Teman saya pernah meledek, "Anak SMA bisa nyautin, anak SMK diem aja." Saat itu saya hanya tertawa sambil menendang kursi dia dari depan (dia ada di belakang saya). Saya anak beasiswa di kampus itu, jadi saya harus berusaha. IP saya tidak boleh < 3.00. Lebih dari sekali saya menangis karena nggak ngerti materi kuliah.  Anak SMK IPS kok kuliahnya masuk IPA! Saya memiliki batasan saat itu, terutama batasan ilmu. Banyak sekali.Terus, saya nyerah? Enak aja! Meski nggak ngerti materi kuliah, saya tetap mendengarkan dan mencatat. Target saya di semester pertama adalah IP di atas 3.00, karena kalau di bawah itu, saya harus bayar, dan itu nggak mungkin. Uang darimana?! Biaya kuliah di kampus tidak murah.  Tapi, kemudian saya menaikkan target saya. Target saya menjadi IP > 3.50.  Pasang target harus tinggi!Dan Alhamdulillaah, ternyata saya bisa! Bahkan, lebih dari yang saya kira: menjadi peraih IPK tertinggi di kelas saya. Sekarang saya semester lima, semoga saya tetap bisa mempertahankan status itu. Saya senang melihat orang tua sangat senang dan bangga. Lelah? Banget. Tapi kalau saya kalah sama rasa lelah, saya berarti kalah. Meski orang tua nggak pernah nuntut harus jadi yang terbaik, tapi saya ingin membuat mereka tersenyum bangga memiliki anak seperti saya. Dan yap, kenapa harus jadi biasa kalau bisa jadi yang terbaik?Lelah, rasanya mau nyerah, tapi ku tak boleh kalah!Meledak dan #LampauiBatas? Ayok! Siapa takut?! :)


Cerita Lainnya

Theresia Lilyanawati Tanjung
18 October 2016 | 07:26
Berjuang #LampauiBatas Menuju Berat Badan Ideal

Saat hamil anak pertamaku berat badanku naik sekitar 20kg dan setelah melahirkan masih tersisa sekitar 7kg. Ditambah…