Yulianna
15 October 2016
2 Likes

Lampaui Batas di Saat kubuang jauh sisi keibuanku

Aku adalah seorang istri dari seorang yang amat sangat kucintai , seorang ibu dari 2 putri dan 1 putra yang masih baby , Keluarga kami sederhana dan biasa saja tapi keluarga kami selalu di penuhi banyak cinta.. Suamiku pekerja keras dia bekerja seperti tak pernah lelah , seperti tak kenal waktu , memang juga karena tuntutan hidup , meski begitu suamiku tetap mempunyai senyum manisnya di hadapan kami semua.. Kami punya usaha bengkel mobil dirumah dan Syukur usaha kami lancar , Seperti hari itu saat itu pekerjaan suami lagi banyak dan kebetulan anak buah lagi cuti suami kerja sendirian , suamiku sudah berkerja dari kemarinnya, istirahat hanya makan , mandi dan Sholat ,sampai malamnya pun tak sempat tidur dan saat itu sore hari sudah mau malam kedua , syukur tanggungan kerjaannya sudah rampung ... Kuminta suamiku untuk istirahat dan tidur karena kulihat dia sudah sangat lelah , tapi suamiku tidak mau alasanya mau menjaga mobil mobil itu karena terparkir di pinggir jalan raya ... Daerah kami memang rawan pencurian, tapi aku merasa tak tega melihatnya ,dlm hatiku berkata suamiku harus tidur, kusuruh dia mandi kunyalakan tv kusiapkan makannya,teh hangat dan buah , setelah semua itu , kuberikan remote tv padanya karena aku tau jika suami sudah pegang remot tv dia pasti ngantuk dan benar suamiku ketiduran :)  kuputuskan malam itu aku ingin berjaga , kututup rumah / bengkel lampu kubiarkan menyala , kupakai jaket tebal , topi jaket kupakai biar nampak seperti laki laki pikirku , kusiapkan senter , seluruh kunci mobil kukantongi , begadang deh didepan bengkel sebenarnya sih takut tapi demi suami bisa istirahat ku mengibur diri sambil mainan sosmed ....  Tepat jam 1 aku ngantuk sekali aku dilema berat harus tidur apa gimana tidur didepan bengkel rasanya ga mungkin   ..  Dan kuputuskan untuk tidur di dalam salah satu mobil , baru saja mata ini mau terpejam sekitar pukul 01.30 ada sebuah taksi butut berhenti kira kira 10 m dibelakang mobil yg kutempati tidur 3 orang keluar tapi supirnya tetap didalam kuamati terus mereka , kutenangkan diri mungkin mereka mau buang air kecil namanya juga jalan raya ... Tapi kenapa tingkah mereka aneh menengok sana sini , bagaimana kalau mereka pencuri / rampok dan bagaimana jika mereka tau jika aku didlm mobil ini sedang kan aku cuma wanita ... Bagaimana jika mareka mau mencuri mobil , otakku berpikir keras , dengan gemetar kuambil kunci kunci mobil di sakuku ... Kupencet alarmnya bersamaan yang bunyi cuma 2 mobil , tapi syukurlah mereka dengan buru buru akhirnya pergi ... Aku tetap terjaga dalam mobil sampai pagi , baru kusadari perkerjaan suamiku berat ... Leganya Pagi tiba , kubangunkan suami dengan sepiring pisang goreng dan secangkir kopi dia terkejut kenapa aku kaubiarkan tidur siapa yang jaga bengkel ...  Kujawab aku yg jaga semalaman tapi tak kuceritakan tentang taksi butut itu .... Suamiku tersenyum lega  ,aku senang suami sudah segar lagi , tapi dia bilang jangan lagi ya.... Bahaya . aku tersenyum saja .#MelampauiBatas


Cerita Lainnya

Ratih Mandalawangi
30 October 2016 | 08:35
Menyulut Batas Bahagia

Kakakku adalah seorang perempuan 19-an tahun. Di sekolah, dia dikenal sebagai anak yang lembut, dan terkesan sangat…