Amik Muladi
17 October 2016
1 Likes

Hikmah Kehidupan

Garis kehidupan tak bisa ditebak oleh akal pikiran manusia. Meskipun kita telah berencana, namun semua tetap Tuhan lah yang menentukan. Begitupun dengan takdir perjalanan keluargaku. Awal dan rencana indah yang telah dirangkai tiba-tiba harus rela terburai tatkala Ibu menerima kabar kalo Ayah mengalami kecelakaan ditempat kerja.Sugguh, cobaan yang teramat berat ketika kami berempat harus kehilangan sosok Ayah sebagai figur pencerah.Dunia terasa hampa tanpa makna ketika cobaan itu mendera.Namun Ibu bukanlah wanita lemah yang mudah menyerah.Dengan segenap tenaga ibu berjuang berdagang sayur dipasar untuk biaya pendidikan kami agar tak terlantar.Dari pagi hingga petang,serupiah demi serupiah terkumpul tanpa keluhan lelah.Tak terasa,perjalanan usaha dan doa terjawab oleh Sang Kuasa.Senyum keberhasilan kami yang telah menyelesaikan pendidikan hingga sarjana lah yang membuat Ibu penuh rasa syukur dan suka cita.


Cerita Lainnya

Prita Pretty
18 October 2016 | 00:47
Mendobrak Belenggu

Jika yang lain ingin #LampauiBatas dengan hal yang menakjubkan, berbeda denganku. Sejak 2007, kesehatanku yang utuh direnggut…