Adinda Rachmasari
17 October 2016
40 Likes

Cewe bisa kok jadi Ketua!

Aku adalah seorang mahasiswi di salah satu Politeknik di Jakarta. Sebagai mahasiswa, aku aktif dalam berorganisasi. Setelah setahun aku ikut beroganisasi di UKM kampus, aku dipercaya untuk menjadi ketua pelaksana acara. Sebagai perempuan, aku ragu untuk menjadi ketua karena menghormati masih ada laki-laki di dalam organisasi. Banyak keraguan yang ada di pikiranku apabila aku menjadi ketua karena akan ada banyak tantangan dalam pelaksanaan acara ini. Setelah berfikir, aku memutuskan untuk menerima tawaran teman-teman dan menjadi ketua. Aku tekadkan dalam hati aku sanggup membuat acara ini menjadi acara yang berhasil dan lancar, aku juga berdoa agar seluruh panitia dapat bekerja sama dan saling berkoordinasi. Aku yakinkan diri bahwa aku percaya teman-teman panitia.Waktu persiapan acara yang aku buat bersama teman-temanku adalah 1bulan. Selama sebulan, aku membuka rapat, mengkoordinasikan jobdecs dll. Banyak masalah yang ku hadapi karena aku kurang pengalaman. Akhirnya aku mulai bertanya kepada yang lebih berpengalaman. Waktu pun berlalu hingga hari H. Aku pernah mendengar quote " Tidak ada hasil yang menghianati usaha " . Aku senang sekali usahaku dan teman-teman terbayar dengan hasil yang memuaskan. Banyak yang datang ke acara kami, bahkan melebihi ekspetasi kami. Banyak juga yang memuji acara kami. Sejak saat itu aku lebih percaya pada diriku sendiri bahwa aku mampu melampaui batas dari halangan dan keraguan yang ada di diri aku sendiri asalkan aku berusaha dengan ikhlas dan sepenuh hati #LampauiBatas


Cerita Lainnya

Dyka Fadillah
27 October 2016 | 12:04
Ayah, sang penjaga senyum keluarga

Rasa-rasanya aku memang dibesarkan di keluarga yang biasa saja. Tidak ada hal yang begitu mewah meskipun tidak…